Jumat, 29 Agustus 2025 WIB

Peringati HUT ke-75 Kodam I/BB, Bupati dan TNI Bersihkan Eceng Gondok di Danau Toba

editor - Kamis, 12 Juni 2025 15:05 WIB
Peringati HUT ke-75 Kodam I/BB, Bupati dan TNI Bersihkan Eceng Gondok di Danau Toba
HUT ke-75, Kodam I/Bukit Barisan (BB), Bupati Samosir Vandiko T. Gultom bersama Dandim 0210/TU Letkol Inf Ronald Tampubolon turun langsung ke lapangan membersihkan eceng gondok di kawasan Danau Toba. Kegiatan bertajuk Karya Bakti TNI Manunggal Memelihara

SAMOSIR -HUT ke-75, Kodam I/Bukit Barisan (BB), Bupati Samosir Vandiko T. Gultom bersama Dandim 0210/TU Letkol Inf Ronald Tampubolon turun langsung ke lapangan membersihkan eceng gondok di kawasan Danau Toba. Kegiatan bertajuk Karya Bakti TNI Manunggal Memelihara Danau Toba Bersinar (Bersih, Nauli, Ringkas) ini dilaksanakan serentak di seluruh wilayah Korem 023/KS, termasuk di Kabupaten Samosir, tepatnya di Desa Palipi, Kecamatan Palipi, Rabu (12/6/2025).

Untuk mendukung kegiatan pembersihan, Pemkab Samosir mengerahkan alat berat dan armada pendukung berupa ekskavator, dump truck, kapal pengangkut eceng gondok, satu unit conveyor, serta tiga unit perahu ponton milik TNI. Kegiatan ini melibatkan personel Kodim 0210/TU, Polsek Palipi, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas PUTR, masyarakat, serta pelajar dari SMKN 1 Palipi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasi Teritorial Korem 023/KS Soni Bolin Steven Simanjuntak, Kabag Ops Polres Samosir Tito, Pabung Kodim 0210/TU Mayor G. Sebayang, Kajari Samosir Karya Graham Hutagaol, Danramil Palipi J. Siringoringo, Kapolsek Palipi P. Sinaga, serta sejumlah pejabat daerah lainnya.

Baca Juga:
Dalam keterangannya, Bupati Samosir Vandiko T. Gultom menyatakan bahwa pembersihan eceng gondok di Danau Toba merupakan tanggung jawab bersama. Ia mengapresiasi inisiatif TNI melalui karya bakti ini dan berharap masyarakat ikut serta menjaga kebersihan danau secara berkelanjutan.

"Kami mendukung penuh program TNI Manunggal memelihara Danau Toba. Hari ini kami turun langsung untuk memberi contoh kepada masyarakat bahwa menjaga danau adalah tugas bersama," ujar Vandiko.

Bupati menjelaskan bahwa eceng gondok yang dikumpulkan akan dibawa ke darat dan dicacah untuk diolah menjadi pupuk organik. Saat ini, Pemkab Samosir tengah menggalakkan pelatihan kepada masyarakat untuk memproduksi pupuk organik secara mandiri. Ia juga berharap bantuan alat berat dari Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan untuk mendukung program ini.

"Selain menjaga kebersihan danau, pengolahan eceng gondok menjadi pupuk organik diharapkan juga dapat meningkatkan produktivitas pertanian di Samosir," tambahnya.

Sementara itu, Dandim 0210/TU Letkol Inf Ronald Tampubolon menyampaikan bahwa pembersihan ini merupakan bagian dari program unggulan KASAD dalam menjaga kebersihan Danau Toba. Ia menyebutkan bahwa kegiatan dilakukan secara sinergis bersama Forkopimda dan masyarakat.

"Harapan kami, kebersihan Danau Toba dapat dirasakan oleh generasi mendatang. Prioritas utama saat ini adalah mengangkat eceng gondok ke darat. Selanjutnya, kami akan berkoordinasi dengan Pemkab Samosir untuk tindak lanjutnya," terang Dandim.

Kajari Samosir, Karya Graham Hutagaol, menegaskan bahwa kebersihan Danau Toba adalah bentuk tanggung jawab antar generasi. Ia menyebut eceng gondok sebagai gulma perusak ekosistem danau, dan berharap pemerintah pusat ikut mencari solusi jangka panjang.

"Eceng gondok ini harus ditangani secara sistematis agar tidak terus muncul kembali. Ini bukan sekadar tugas lokal, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap anak cucu kita," ujarnya.

Dukungan juga datang dari Kabag Ops Polres Samosir, Tito, yang menyatakan bahwa pihaknya siap bersinergi dengan TNI, Forkopimda, dan Pemkab Samosir dalam seluruh kegiatan menjaga kelestarian Danau Toba.(jns)

Editor
: editor
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru