
BNNK Tapsel Razia Kos-Kosan di Sidimpuan, 5 Penghuni Positif Narkoba
Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tapanuli Selatan menggelar razia koskosan di Kota Padangsidimpuan,
TOBA - Dugaan pungutan liar atau pungli alias \"bau busuk\" di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Toba Samosir (Tobasa) akhirnya terkuak hingga \"menguap\" kemana-mana alias publik.
Hal itu terkuak dalam sebuah rekaman video yang diduga diabadikan oleh seorang pengunjung Kejari Tobasa pada Kamis (10/11/2022) dua pekan lalu.
Dalam video itu menunjukkan seorang pengunjung kantor Kejari Tobasa melihat ada salah seorang pengunjung lainnya sedang membayarkan sejumlah uang kepada oknum petugas Kejaksaan Negeri Tobasa di Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).
Adalah dugaan pemberian uang itu dimaksudkan agar dapat mengunjungi keluarganya yang sedang ditahan oleh Kejari Tobasa, Sumatera Utara.
Dalam video tersebut terdengar percakapan antara pengunjung bersama dengan oknum petugas PTSP Kejari Tobasa.
Diperoleh informasi, bahwa masyarakat mengaku resah akibat ulah oknum-oknum petugas kantor Kejaksaan Negeri Tobasa. Akan tetapi mereka tidak berani untuk membeberkannya.
Hal seperti ini tidak bisa dibiarkan. Mengingat Kejaksaan itu adalah lembaga negara dalam hal penegakan hukum.
Menyikapi keluhan masyarakat tersebut, kru media JELAJAHNEWS.ID mencoba menyambangi Kantor Kejaksaan Negeri Tobasa hari ini, Kamis (24/11/2022).
Tiba di Kejaksaan Negeti Tobasa, awak media tidak berhasil memperoleh keterangan apapun dari petugas untuk mengklarifikasi terkait dugaan pungli seperti dalam video.
Menurut keterangan yang mengaku pegawai PTSP Kejari Tobasa, bernama Ayu mengatakan bahwa semua pejabat Kejari Tobasa sedang tugas luar.
\"Pada tugas luar semua Pak,\" kata Ayu.
Tak menyerah disitu, setelah beberapa jam menunggu, lalu muncul dan terlihat Kasi Intel Kejari Tobasa, Gilberth Abiet Nego Partogi Sitindaon tampak baru datang tergesa-gesa dari luar kantor memasuki Kejari Tobasa.
Dengan sedikit tergesa-gesa, Gilberth Abiet Nego Partogi Sitindaon langsung berbicara dengan nada ngegas dan mempertanyakan salah seorang marga diantara tim awak media yang hadir.
\"Mana Juntak, siapa Sijuntak,\" kata Gilberth Abiet Nego Partogi Sitindaon.
Lalu kru media ini mencoba meredam dan mengajak berbicara tenang guna mengklarifikasi terkait dengan dugaan pungutan liar di Kejari Tobasa dimaksud.
Dalam klarifikasinya, Kasi Intel Kejari Tobasa, Gilberth Abiet Nego Partogi Sitindaon membantah atas tudingan yang menyebut ada pungutan liar di kantor Kejari Tobasa.
Ia menegaskan dan memastikan bahwa tidak ada permintaan uang atau pungli apapun di kantornya, karena mereka bekerja atas nama negara.
\"Kalau untuk pungli kami pastikan tidak ada. Tidak ada permintaan uang selembar apapun satu senpun disini, baik itu hal apapun kecuali kepentingan negara. Berkas yang kami keluarkan itu atas nama negara,\" bantah Kasi Intel Kejari Tobasa, Gilberth Abiet Nego Partogi Sitindaon.
Ia juga mengatakan bahwa oknum pegawai yang ada dalam video tersebut sudah dikeluarkan alias dipecat.
\"Saya sudah melihat video itu, dia sudah kami pecat karena menjawab diluar kapasitasnya,\" ungkapnya.
Sedangkan dari pantauan awak media bahwa oknum pegawai yang ada dalam video yang konon katanya sudah di pecat, ternyata diduga masih bekerja di Kantor Kejaksaan Negeri Tobasa. (JN-PS).
Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tapanuli Selatan menggelar razia koskosan di Kota Padangsidimpuan,
Polsek Tanjung Balai Selatan (TBS) yang dipimpin oleh Kapolsek TBS Kompol HE Sidauruk dengan Personil Polsek TBS, melaksanakan GPM
DaerahLembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Padangsidimpuan menggelar Panen Raya Perdana Buah Semangka, Rabu (27/8/2025).
Medan Jelajahnews.id Universitas Al Washliyah (UNIVA) Labuhanbatu akhirnya buka suara terkait isu dugaan pungutan liar sebesar Rp 3 juta
DaerahJAKARTA Jelajahnews.id Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Sumatera Utara mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek
RagamInstalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum (RSU) Metta Medika Padangsidimpuan diduga menolak seorang pasien anak berusia 9 tahun yang te
Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Padangsidimpuan berhasil mengungkap kasus dugaan perbuatan cabul terhadap seorang anak di bawah
DaerahIrjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, bersama Pejabat Utama (PJU) Polda Sumut melaksanakan kegiatan tinjau Operasional Satuan Pelayanan
DaerahJAKARTA Jelajahnews.id Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menyatakan komitmennya dalam mendukung pem
RagamMADINA Jelajahnews.id Kecelakaan lalu lintas merenggut nyawa seorang siswi SMA Negeri 2 Plus Panyabungan, FAK Harahap (Tia), pada Minggu
Daerah