Bupati Karo Hadiri Kerja Tahun Nimpa Bunga Benih Desa Sempajaya

Karo1 views

KAROBupati Karo, Cory Sriwaty Sebayang hadiri gendang guro-guro aron Kerja Tahun Nimpa Bunga Benih Desa Sempajaya, Kecamatan Berastagi, Rabu, (11/10/2023) malam.

Kehadiran Bupati Karo bersama dengan beberapa kepala perangkat daerah di lingkungan Kabupaten Karo disambut hangat dan antusias dari masyarakat desa sempajaya.
Bupati Karo bersama rombongan disambut di rumah BPD Sempajaya, Sovet Purba. Disana Bupati Karo bersilaturahmi bersama dengan seluruh perangkat desa yang ada sembari menikmati makanan yang telah dihidangkan yang merupakan salah satu tradisi menghadiri Kerja Tahun.
Ada yang istimewa di Rumah Ketua BPD Sempajaya, dimana Bupati Karo dan rombongan disuguhi hidangan makanan Kehormatan yaitu “Manuk Sangkepi” sebagai bentuk penghormatan kepada Pemimpin daerah, dengan diiringi doa dan harapan dari masyarakat, kiranya Bupati Karo tetap sehat -sehat dan bijaksana dalam memimpin Kabupaten Karo.
Usai disana, Bupati Karo beserta rombongan beranjak menuju Jambur untuk menyapa masyarakat sempajaya. Disambut dengan tarian budaya karo oleh Karang Taruna Desa Sempajaya, Bupati Karo sangat bangga dan mengapresiasi seluruh karang taruna beserta seluruh panitia yang terlibat dalam acara ini.
“Saya merasa bangga dan berterimakasih kepada seluruh masyarakat desa ini, dimana saya melihat karang taruna terlihat tetap mempertahankan budaya kita didalam acara kerja tahun ini” ucap bupati karo.
“Saya juga mengapresiasi, dimana desa sempajaya ini telah menorehkan prestasi di tingkat Provinsi yang membanggakan kita semua. Oleh karenanya, saya berharap kepada seluruh masyarakat untuk tetap mendukung semua program-program pemerintah untuk kemajuan desa kita ini” lanjutnya.
Dalam kesempatan ini bupati berpesan kepada seluruh masyarakat untuk tetap menjaga dan merawat lingkungan di sekitar desa ini salah satunya mengenai kebersihan. Bupati juga menghimbau kepada karang taruna agar tidak terlibat dalam segala bentuk penyakit masyarakat baik itu pencurian, narkoba dan lain sebagainya yang dapat merusak generasi muda di desa ini.(Jai)