Kamis, 08 Januari 2026 WIB

Sepanjang 2025, Polres Tapsel Tekan Kriminalitas dan Selamatkan Rp536 Juta Uang Negara

editor - Rabu, 31 Desember 2025 01:55 WIB
Sepanjang 2025, Polres Tapsel Tekan Kriminalitas dan Selamatkan Rp536 Juta Uang Negara
Foto: Konferensi Pers capaian kinerja Polres Tapsel 2025 yang dipimpin langsung Kapolres Tapsel AKBP Yon Edi Winara, didampingi Wakapolres Kompol Muslim Amin, serta dihadiri para pejabat utama Polres Tapsel di Aula Mako Polres Tapsel, Selasa (30/12/25).

TAPSEL | Jelajahnews.id - Memasuki penghujung tahun 2025, Kepolisian Resor (Polres) Tapanuli Selatan menggelar Rilis Akhir Tahun sebagai wujud akuntabilitas dan transparansi kinerja Polri kepada masyarakat.

Kegiatan ini dipimpin langsung Kapolres Tapsel AKBP Yon Edi Winara, didampingi Wakapolres Kompol Muslim Amin, serta dihadiri para pejabat utama Polres Tapsel di Aula Mako Polres Tapsel, Selasa (30/12/25).

Kinerja Kamtibmas: Kejahatan Menurun

Kapolres AKBP Yon Edi Winara menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2025, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polres Tapsel menunjukkan tren positif.

Tingkat penyelesaian perkara (crime clearance) tercatat mencapai 66,16 persen, dengan kejahatan menonjol pada semester kedua 2025 mengalami penurunan dibandingkan periode sebelumnya.

Dari penurunan angka kejahatan mencerminkan efektivitas strategi pengamanan serta meningkatnya partisipasi masyarakat dalam menjaga kamtibmas.

Selamatkan Ratusan Juta Uang Negara

Di bidang penegakan hukum, Polres Tapsel berhasil menyelamatkan uang negara sebesar Rp536.388.897 dari kasus korupsi Dana Desa Tahun Anggaran 2023 yang dilakukan oleh seorang kepala desa di wilayah Padang Lawas Utara.

Kapolres menegaskan bahwa penyalahgunaan dana publik merupakan kejahatan serius yang merugikan masyarakat dan akan ditindak tegas tanpa kompromi.

Penegakan Lalu Lintas Lebih Humanis

Di bidang lalu lintas, Polres Tapsel melalui Satlantas di bawah pimpinan IPTU James Sihombing mengedepankan pendekatan preventif dan edukatif.

Data mencatat, pada tahun 2025 terjadi 129 kasus kecelakaan lalu lintas, dengan korban meninggal dunia 72 jiwa, luka ringan 134 orang, dan luka berat 77 orang

Sebagai perbandingan, pada tahun 2024 tercatat 135 kasus kecelakaan, dengan korban meninggal dunia 74 jiwa, luka ringan 112 orang, dan luka berat 98 orang.

Sementara itu, penindakan tilang menurun signifikan dari 4.643 kasus (2024) menjadi 1.697 kasus (2025), sedangkan teguran meningkat dari 1.202 menjadi 3.716 teguran.

Penurunan tilang dan kecelakaan di tahun 2025 ini menunjukkan keberhasilan pendekatan humanis yang menitikberatkan pada kesadaran dan edukasi pengendara.

Jihad Melawan Narkoba

Dalam pemberantasan narkoba, Polres Tapsel menegaskan komitmen melalui gerakan "Jihad Melawan Narkoba".

Sepanjang tahun 2025, Satresnarkoba berhasil mengungkap ratusan kasus dengan mengamankan 196 orang tersangka, yang diperkirakan telah menyelamatkan 20.613 jiwa dari ancaman penyalahgunaan narkotika.

Inovasi Dukung Program Asta Cita: Pangan dan Gizi

Sejalan dengan program prioritas nasional Asta Cita Presiden Prabowo, Polres Tapsel berinovasi mendukung ketahanan pangan dan gizi masyarakat.

Total lahan ketahanan pangan yang dikelola mencapai 989,6 hektare. Selain itu, Polres Tapsel mendukung Program Makan Bergizi Gratis melalui penyediaan dapur umum dan ruang makan yang higienis.

Tak hanya itu, melalui Gerakan Pangan Murah, sejak Agustus hingga Desember 2025 telah disalurkan 529 ton 250 kilogram bahan pangan kepada masyarakat untuk menjaga stabilitas harga dan kesejahteraan warga.

Respons Cepat Penanggulangan Bencana 2025

Dalam menghadapi bencana alam sepanjang tahun 2025, Polres Tapsel menunjukkan kesiapsiagaan tinggi. Melalui pemetaan daerah rawan longsor, banjir, dan puting beliung, personel serta sarana pendukung disiagakan di wilayah Polsek Batang Toru, Sipirok, dan Batang Angkola, termasuk puluhan unit alat berat, ambulans, dan kendaraan operasional.

Polres Tapsel juga mendirikan Posko Aman Nusa, Posko Kesehatan Gratis, serta menyediakan internet gratis di lokasi bencana guna menunjang komunikasi dan evakuasi korban.

Respons cepat dan terintegrasi ini memastikan penanganan bencana berjalan efektif serta meminimalkan risiko bagi masyarakat.

Menjelang perayaan Tahun Baru, Kapolres Tapsel AKBP Yon Edi Winara mengimbau masyarakat untuk merayakan pergantian tahun secara sederhana dan penuh empati, mengingat masih adanya situasi duka akibat bencana.

Masyarakat diminta tidak menyalakan petasan, kembang api, atau musik bervolume tinggi, serta menjauhi miras, narkoba, dan aktivitas yang berpotensi memicu tindak pidana. (JN-Irul)

Editor
: Irul Daulay
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru