Gandeng PMI, DPD LIN Sumut Gelar Aksi Donor Darah

MEDAN – Setiap hari jutaan orang membutuhkan transfusi darah demi bisa bertahan hidup. Sayang stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI) selalu kurang terlebih di masa pandemi.

Oleh karena itu kegiatan donor darah menjadi amat penting demi bisa menolong sesama manusia dan bermanfaat bagi kesehatan sendiri.

Seperti hari ini, Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Investigasi Negara (DPD-LIN) Sumatera Utara bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Sumut menggelar aksi kemanusian donor darah di Jalan Gaperta Ujung Medan, Minggu (13/3/2022). Sementara kegiatan donor darah berakhir pukul 13.30 WIB.

Kegiatan kemanusian ini dilakukan untuk membantu menambah ketersediaan jumlah kuota kantong darah di PMI Sumatera Utara. Kegiatan ini juga dalam rangka mempererat silaturahmi kepada masyarakat lewat aksi kemanusian yang bermanfaat bagi sesama.

Bukan itu saja, donor darah kali ini berkerjasama dengan PMI Sumut, merupakan bentuk saling rasa peduli dari DPD Lembaga Investigasi Negara Sumatera Utara, dimana kebutuhan darah cukup tinggi bagi masyarakat.

Amatan jelajahnews.id dilokasi, para pendonor begitu antusias memberikan darahnya untuk diambil petugas. Usai mendonorkan darah, tampak panitia memberikan makanan bergizi untuk menstabilkan secara fisik serta memulihkan tenaga usai darahnya diambil.

Kendati di masa pandemi Covid-19 yang hampir tiga tahun melanda Indonesia, DPD LIN Sumut tak menyerah begitu saja. Olehnya jajaran pengurus dan simpatisan LIN tetap berinovasi dengan ide-ide cemerlang agar bermanfaat bagi sesama seperti aksi donor darah tersebut.

Oloan Otto Tamba, selaku Ketua DPD LIN Sumut mengatakan, bahwa donor darah kali ini digelar sebagai bentuk kepedulian pihaknya terhadap seluruh masyarakat yang saat ini membutuhkan bantuan darah.

Dengan diselenggarakannya kegiatan donor darah ini, Oloan Otto Tamba berharap kebutuhan kuota darah di Kota Medan dan Sumatera Utara dapat tercukupi.

“Melalui momentum ini diharapkan dapat meningkatkan semangat untuk saling membantu terhadap sesama dan gotong royong mewujudkan masyarakat Indonesia lebih sehat,” ungkap Oloan Otto Tamba yang dikenal ramah ini.

Disamping itu, sebelum mendonorkan darah, para pendonor wajib melakukan pemeriksaan dari tim kesehatan terlebih dahulu untuk mengetahui apakah calon pendonor memenuhi persyaratan secara umum atau tidak sama sekali.

Sebab, donor darah tak dapat dilakukan bila memiliki riwayat penyakit khusus seperti memiliki penyakit paru-paru, jantung, kanker, tekanan darah tinggi, kencing manis atau pernah menderita Hepatitis B atau C tidak disarankan dokter karena alasan kesehatan.

Frans Saut Lumban Tobing, selaku Ketua Panitia Donor Darah DPD LIN Sumut saat diwawancara menyampaikan terima kasih kepada para pendonor terutama para kader dan simpatisan yang tergabung dalam LIN telah bersedia manjadi pendonor dan mendonorkan darahnya.

Lebih lanjut, ujar Frans, kepada pemberi sumbangan ia mengucapkan terima kasih sehingga kegiatan donor darah dapat terlaksana dengan baik. Menurutnya, karena semua itu untuk kemanusian jadi mari memberi apa yang ada pada diri sendiri karena memberi lebih baik dari pada menerima.

“Setetes darah kita bisa menyelamatkan jiwa manusia. Mari kita hidup-hidupkan LIN sambil menjalankan kehidupan di bidangnya masing-masing,” ujar Frans dilokasi donor darah.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada PMI (Palang Merah Indonesia) yang telah bersedia bekerjasama dengan DPD LIN Sumatera Utara. (BTM)